Dayeuh Simpe dalam FDBS ke-17

Gelanggang Seni Sastra Teater dan Film Universitas Padjadjaran kembali ikut serta dalam Festival Drama Basa Sunda (FDBS). FDBS 2016 kali ini merupakan yang ke-17. FDBS merupakan festival drama yang diselenggarakan oleh Teater Sunda Kiwari. Acara ini deselenggrakan di Gedung Kesenian Rumentang Siang, Bandung.

GSSTF tampil di urutan ke 12 di hari Kamis, 21 April 2016. Dengan membawa naskah Dayeuh Simpe karya Lugiena De, GSSTF berusaha menampilkan pementasan teater berbahasa sunda dengan total dan maksimal. Dayeuh Simpe menceritakan tentang Lalaki, tokoh sentral yang tersesat dalam pikirannya sendiri. Lalaki bosan dengan kehidupannya yang monoton dan ingin keluar dari kehidupannya tersebut. Dikemas biru dengan suasana sayu, GSSTF mencoba menyampaikan pesan yang terdapat dalam naskah tersebut. Tidak lupa dengan sentuhan komedi yang menghibur.

Dayeuh Simpe dalam FDBS ini disutradarai oleh Awe dengan pimpinan produksi, Rendy dan Penanggung Jawab, Cindy. Dengan Tim Produksi Hanpy, Asri, Diding dan Kemal di bagian Properti; Fabian, Ichlas, Hilal dan Yana di Musik; Intan dan Dara di bagian Kostum; Qibti dan Rini di bagian Make Up; serta Choi di bagian lampu. Tidak lupa dengan tim pendukung, Ani sebagai Sekretaris; Sri dan Ica sebagai Humas; Yuni sebagai Bendahara; dan Yana, Fadilah, Ara di bagian Konsumsi. Lakon ini dimainkan oleh Agus sebagai Lalaki, Ayip sebagai Salaki, Esa sebagai Pamajikan dan Ajuy sebagai Patugas Kebersihan.

Diharapkan keikutsertaan GSSTF dalam FDBS ini tidak hanya sebagai sarana menambah wawasan dan pengalaman, tetapi juga menjadi perekat kebersamaan anggota GSSTF.

Simak beberapa Dokumentasi GSSTF dalam FDBS berikut:

IMG_1393

IMG_1434

IMG_1331

IMG_1362

IMG_1474

IMG_1518

IMG_1533

IMG_0013

Oleh Rendy Oktriananda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *